Ungkapan Siswi  SMA Di Depok Tentang Belajar Secara Daring

Potretdepok.com, Depok- Panjangnya masa belajar di rumah akibat pandemi memiliki efek beruntun. Tak hanya proses pembelajaran yang terkendala karena dilakukan secara daring, tapi siswa juga diserang rasa bosan. Mereka mengaku rindu suasana sekolah dan bertemu dengan guru, atau bercanda dengan teman sebayanya.

Hal serupa dirasakan Siswi kelas Xl SMA N1 Depok, Ailsa Firastri Zaliyanti, atau yang akrab disapa Elsa. Menurut nya belajar dirumah memang membosankan, tapi harus tetap semangat.

“Bosen mah pastilah dan ga saya doang, tapi itu juga tergantung niat dari diri sendiri, kalo kitanya bosen terus terusan kan jadi ga ada semangat juga.Padahal dimasa kaya gini kita harus tetap bisa produktivitas, agar  Pembelajaran Jarak Jauh nya bisa jadi seru” ujar Elsa, Kamis (04/02/2021)

Dikatakan Elsa, belajar secara Daring dirasa kurang efektif. Karena menganggap belajar dirumah memiliki waktu yang panjang. Sehingga siswa kurang bisa membagi waktu.

“belajar dari rumah kurang efektif juga si, itu bikin siswa jadi kurang istirahat, karena kaya mentang-mentang belajar di rumah bisa sambil santai, kita di kasih tugasnya banyak banget, bahkan terkadang sampai mengambil waktu libur seperti hari minggu yang harusnya kumpul sama keluarga malah ngerjain tugas seharian,” tutur Elsa

Hanya saja, Elsa menambahkan, harus kita akui bahwa memang pembelajaran dalam bentuk daring itu kan pasti tidak sempurna seperti kalau pembelajaran di sekolah. Tapi itulah yang terbaik yang kita lakukan. Tidak ada pilihan lain untuk saat pandemi Covid ini,

“Menurut aku si tetap bahaya, dalam situasi pandemi seperti ini, diadakan pembelajaran secara langsung atau tatap muka. Karena sesuai data yg tercatat jumlah angka korban covid juga masih meningkat setiap harinya, kita yang daring aja masih susah buat jaga jarak, gimana kalo masuk sekolah offline gitu,” pungkas gadis murah senyum ini

Seperti diketahui demi menjaga keselamatan dan kesehatan para siswa, sejumlah sekolah menerapkan sistem online atau virtual tanpa tatap muka langsung. Sistem ini juga dikenal dengan sistem pembelajaran daring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *