Sabar Itu Ada pada Hantaman Pertama, Termasuk Saat Bencana

Potretdepok.com, “Sejatinya sabar itu ada pada hantaman pertama” (HR Bukhori 1283, Muslim 926).

Ikhwatal Iman Ahabbakumulloh, saudara-saudaraku sekalian yang mencintai sunnah dan dicintai oleh Alloh.. Tidak jarang kita dengar istilah ‘sabar itu ada batasnya’, Subhanalloh ini merupakan salah satu celetukan yang harus kita luruskan, seandainya sabar itu ada batasnya niscaya kita tidak akan diciptakan untuk beribadah. Seandainya sabar itu ada batasnya niscaya syaitan pasti ada pensiunnya. Dan seandainya sabar itu ada batasnya niscaya musibah dan bencana akan berhenti dengan sendirinya. Kenapa demikian? Karena memang sabar itu ada dalam melaksanakan ketaatan, ada dalam mencegah godaan syetan, serta semua hal yang berkaitan dengan ketetapan Alloh ‘Azza wa Jalla, termasuk bencana alam.

Sudah saatnya kita me-reset ulang definisi dan peruntukan sabar yang ada di kepala kita, bukan sabar itu ada batasnya, tapi sabar itu ada momentnya. Dan salah satu moment sabar yang paling utama adalah saat menerima hantaman pertama (saat musibah datang).

Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda,

إنَّما الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الأُولى

“Sejatinya sabar itu ada pada hantaman pertama” (HR Bukhori 1283, Muslim 926).

Semoga Alloh beri kesabaran pada kita semua, dan beri pertolongan pada kaum muslimin di daerah-daerah rawan bencana

Wallohu A’lam

Akhukum Fillah,
Rosyid Abu Rosyidah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *