Jangan Tinggalkan Sholat Shubuh, Kenapa ?

Oeh : Ustadz Abu Isma’il Fachrudin Nu’man, Lc

Potretdepok.com– Allah telah menyediakan bagi mereka yang menjaga ketaatan kepadanya dengan jaminan syurga. Diantara amalan yang mudah dan mampu dilakukan setiap muslim untuk meraih kemuliaan itu adalah dengan menjaga sholat shubuh.

Mengapa sholat shubuh lebih diistimewakan oleh Allah dari sholat-sholat yang lainnya?

Inilah rahasianya…!

1. SHOLAT SHUBUH MENJADI TAMENG DARI NERAKA

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

لا يلجُ النارَ من صلى قبل طلوعِ الشمسِ وقبل غروبها

“Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat shubuh) dan shalat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ashar).” (H.R. Muslim no. 634)

2. SHOLAT SUBUH JAMINAN MASUK SURGA

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

مَن صلَّى البردَينِ دخَل الجنةَ .

“Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR Bukhari, 574 – Muslim, 635)

3. SHOLAT SUBUH DAPAT PAHALA SEPERTI SHOLAT SEMALAMAN

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

من صلى العشاءَ في جماعةٍ فكأنما قام نصفَ الليلِ . ومن صلى الصبحَ في جماعةٍ فكأنما صلى الليلَ كلَّهُ

“Barangsiapa yang shalat isya’ berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR Muslim. 656)

4. SHOLAT SHUBUH MENDAPAT JAMINAN KESELAMATAN

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

من صلى الصبحَ فهو في ذمةِ اللهِ . فلا يطلبنَّكم اللهُ من ذمتِه بشيٍء فيُدركُه فيكبَّهُ في نارِ جهنمَ

“Barangsiapa yang shalat shubuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR Muslim, 163)

5. BERCAHAYA DI HARI KIAMAT Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

“Barangsiapa menuju masjid pada waktu pagi hari atau sore hari maka Allah akan memberikan jamuan hidangan baginya di surga pada setiap pagi dan sore.” (HR. Al-Bukhari, 148 dan Muslim, 669)

6. SHOLAT SUBUH LEBIH BAIK DARI DUNIA DAN ISINYA

Hal ini berdasarkan keutamaan sholat sunnah rowatib yang mengiringi sholat shubuh adalah lebih baik dari dunia dan seisinya, apalagi sholat shubuh yang fardhu, maka lebih utama lagi darinya.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

ركعتا الفجرِ خيرٌ من الدنيا وما فيها

“Dua rakaat shalat shubuh itu lebih baik dari dunia beserta isinya.” (HR Muslim – Ahmad)

7. PARA MALAIKAT MENYAKSIKAN

Allah berfirman

: أقم الصلاة لدلوك الشمس إلى غسق الليل وقرآن الفجر إن قرآن الفجر كان مشهودا.

“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh tu disaksikan (oleh malaikat).” (Al-Isra’ 78)

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda : “Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (shubuh).” (HR Bukhary, 137; Muslim, 632)

8. SHOLAT SHUBUH TOLOK UKUR KEIMANAN

Untuk mengukur kadar keimanan seseorang tidak perlu sulit-sulit, cukup mengukurnya dengan shalat subuh untuk mengetahui apakah dirinya termasuk jujur dalam beriman ataukah berdusta, apakah ia beriman di atas keikhlashan ataukah riya. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

أثقلُ الصلاةِ على المنافقينَ صلاةُ العشاءِ وصلاةُ الفجرِ ولو يعلمونَ ما فيهما لأَتَوْهُما ولو حَبْوًا

“Shalat terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan subuh. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak.” (HR. Ahmad, disohihkan Al-Albany dalam Al-Irwa’ 2/246)

9. SHOLAT SHUBUH MENDATANGKAN KENIKMATAN MELIHAT WAJAH ALLAH

Sholat shubuh akan mendatangkan nikmat berupa bisa melihat wajah Allah yang mulia. Dari Jarir bin Abdullah berkata,

كُنَّا جلوسًا عند رسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ . إذ نظر إلى القمرِ ليلةَ البدرِ فقال أما إنكم ستَرَونَ ربَّكم كما ترون هذا القمرَ . لا تُضامُون في رُؤيتهِ . فإنِ استطعتُم أن لا تُغلَبوا على صلاةٍ قبلَ طلوعِ الشمسِ وقبلَ غروبِها يعني العصرَ والفجرَ . ثم قرأ جريرٌ : )وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا )

“Kami pernah duduk-duduk di samping Rasulullah. Tatkala beliau melihat rembulan pada malam purnama, lalu beliau bersabada, ”Kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat rembulan ini. Yaitu kalian tidak tidak berdesak-desakan melihatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *