Pelatihan Linmas Kelurahan Baktijaya, Jangan Lengah

Potretdepok.com, Tapos- Bertempat di Resort Kinasih Depok, jalan Gg. H. Sarah, Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kota Depok, selama 3 hari, dimulai tanggal 13-15 Oktober 2021, Kelurahan Baktijaya Kecamatan Sukmajaya mengadakan kegiatan Pelatihan Perlindungan Masyarakat ( Linmas), pada Rabu (13/10/2021)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Sukmajaya Ferry Birowo, lurah Baktijaya Raden Iwan Heru Kesuma, ketua LPM Budi Susilo, Narasumber dari Badan Narkotika Nasional kota Depok Ketut Ria Kusumawati, serta Linmas dari setia perwakilan RW di Kelurahan Baktijaya.

Dalam sambutannya Ferry Birowo mengatakan, Satuan Linmas adalah warga masyarakat yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Dalam arti bahwa Linmas adalah gerbang utama bagi keselamatan warga di wilayah setingkat RW. Linmas juga jangan lengah dalam situasi pandemi Covid seperti saat ini, meskipun kondisi kota Depok sudah mulai membaik. Bila ada warga yang keluar masuk lingkungan agar selalu menjalankan protokol Kesehatan,” ujar Ferry

Sementara lurah Baktijaya Raden Iwan menyampaikan pentingnya mengikuti pelatihan ini dengan seksama.

“Pelatihan ini menggunakan anggaran APBD kota Depok, jadi  jangan sampai anggaran yang telah dikucurkan oleh pemkot menjadi sia sia, kita simak betul apa yang telah disampaikan oleh para narasumber,” harap Iwan

Dalam sesi pemaparan Ketut Ria Kusumawati menyampaikan tentang bahaya narkotika yang selama ini belum dipahami oleh masyarakat.

“Untuk itulah adanya pelatihan ini, agar masyarakat bisa menerima informasi yang benar,”ungkapnya

Lebih lanjut Ketut Ria Kusumawati dalam paparannya  menjelaskan bahwa saat ini BNN RI menggunakan tiga pendekatan dalam menangani permasalahan narkoba di Indonesia

“yaitu, soft power dilakukan melalui pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi, hard power melalui pemberantasan terhadap peredaran gelap narkotika, Smart Power Approach dilaksanakan melalui pemanfaatan teknologi informasi yang maksimal di era digital dalam rangka mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia,” tutup Ria, sapaan akrabnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *