Camat Sukmajaya Buka Pelatihan Pencegahan Covid19

Potretdepok.com, Sukmajaya- Bertema Dengan Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Covid19 dapat Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Pandemik Covid19 di Kelurahan Baktijaya. Camat Sukmajaya Ferry Birowo, membuka kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Covid19, yang diselenggarakan oleh kelurahan Baktijaya kecamatan Sukmajaya Kota Depok, Selasa (26/10/2021) di aula RW.09 Kelurahan Baktijaya.

Dalam uraian sambutannya Ferry mengatakan, masih banyak warga yang tidak percaya akan adanya Covid19. Untuk itu dirinya berharap setelah pelatihan ini, akan ada yang bisa didapat dari narasumber untuk disampaikan di wilayahnya nanti.

“Saya berharap peserta latihan disini bisa menyimak apa yang telah disampaikan oleh narasumber. Covid19 itu ada, kalau tidak ada, buat apa pemerintah gelontorkan anggaran sampai trilyunan untuk mengatasi Covid19. Apalagi nanti kalau tidak salah di bulan maret tahun 2022 akan ada kasus Covid19 baru”ungkapnya

Sementara lurah Baktijaya Raden Iwan Heru Kesuma menyampaikan bahwa di Baktijaya masih ada yang terjangkit Covid19. Angkanya dari 7-5-2 sekarang kembali lagi ke angka 4.

“Itu arinya Covid19 di Kelurahan Baktijaya ini belum nol persen. Untuk itu kami mengadakan pelatihan kesiapsiagaan bencana Covid19. Agar bapak ibu memahami apa itu Covid19. Simak materi yang nanti bakal disampaikan oleh narasumber,” harap Iwan.

Dr. Nunu Prihatin kepala UPT Puskesmas Baktijaya, dalam pemaparannya menjelaskan tentang apa itu Covid19. Menurutnya Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus. Namun, sebagian orang akan mengalami sakit parah dan memerlukan bantuan medis.

“Virus dapat menyebar dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui partikel cairan kecil ketika orang tersebut batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, atau bernapas. Partikel ini dapat berupa droplet yang lebih besar dari saluran pernapasan hingga aerosol yang lebih kecil. Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika berada di dekat orang yang sudah terinfeksi COVID-19. Anda juga dapat tertular jika menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi. Virus lebih mudah menyebar di dalam ruangan dan di tempat ramai,” jelas Nunu

Dr.Nunu lebih lanjut menjelaskan, ada 3 gejala yang harus kita waspadai kapan saatnya harus memeriksakan diri kita kedokter.

“Pertama bila tanpa gejala, ini bisa melakukan isolasi mandiri dirumah.
Ke dua bila ada gejala ringan, dapat diberikan obat pereda nyeri, istirahat yang cukup, perbanyak minum air putih, serta makan makanan dengan gizi yang seimbang. Ketiga bila gejala bertambah berat, diperlukan perawatan lebih lanjut dirumah sakit,” ungkapnya.

Masih ditempat yang sama Kasie Pem kelurahan Baktijaya Pangeran Andi Sitompul koordinator kegiatan ini mengatakan, bahwa pelatihan ini diikuti oleh 28 RW, sementara RW 29 tidak bisa ikut dikarenakan sibuk.

“Dalam sehari kegiatan di ikuti oleh 4 RW, jadi kalau 28 RW, ya bisa memakan waktu selama 7 kali pertemuan atau 7 hari,”

Andi juga menjelaskan kenapa acara ini baru dilaksanakan, sementara kasus Covid19 sudah menurun dikota Depok.

“Dulu itu saat banyak banyaknya kasus, kita tidak sempat. Karena kita berkoordinasi dengan setiap RW Untuk melakukan penyemprotan, woro woro, sosialisasi. Kenapa baru kali ini ada pelatihan pencegahan Covid19 ini, karena PPKM kan baru dibuka. Sebelumnya acara ini tentang pencegahan penanganan kebakaran,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *